TUK BIMALUKAR DIENG

TUK BIMALUKAR DIENG

IMG_5460_1

Sebelum sampai di dataran tinggi Dieng akan terlihat pintu gerbang dan papan nama “TUK BIMALUKAR” yang mana tempat tersebut merupakan salah satu tempat yang menarik untuk di kunjungi sebelum atau sesudah anda mengunjungi tempat-tempat wisata di dataran tinggi Dieng, tuk Bimalukar merupakan hulu dari sungai serayu yang mempunyai daya tarik tersendiri dengan keunikan dan mitos-mitos yang berkembang di masyarakat sekitar.

IMG_5457_1

TUK BIMALUKAR yang di percaya sebagai hulu sungai serayu berasal dari kata “bima” dan “lukar”, bima berasal dari kata Bimaseno atau werkudara sedangkan lukar artinya “melepas” pakaiannya, yang mengingatkan pada kita sebelum para pandawa menerima wejangan atau ajaran dari guru durna diharuskan untuk bersuci atau mandi terlebih dahulu, oleh sebab itu kata lukar dimaknai sebagai melepaskan segala hasrat dan segala bentuk hawa nafsu yang bersifat jahat.

IMG_5452_1

Selain itu juga dimaknai, ketika hendak ngesir marang wong ayu ( menaksir gadis cantik ), alkisah ketika bima hendak mandi di tempat tersebut ia melihat gadis cantik yang sedang mandi di sana, karena terpesona kecantikan sang putri maka terpautlah hatinya dan tanpa sadar ia bergumam “siro ayu” atau anda cantik, dari kata siro ayu nama sungai serayu dinisbatkan ke sungai tersebut, karena mitos ini sebagian masyarakat mempercayai jika mandi atau sekedar mencuci muka di tempat ini maka akan menjadi cantik dan ganteng atau awet muda.

IMG_5455_1

IMG_5453_1

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Komentar Terbaru

bukitsikunirdieng.wordpress.com

Sosial

Komentar Terbaru

%d blogger menyukai ini: